Banyak
orang menilai, Guru merupakan profesi
yang mulia di muka bumi ini, guru juga bias dipersepsikan sebagai pahlawan
yang mempunyai peranan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,
kita bias katakana demikian karena mereka adalah
orang yang membimbing kita untuk memperoleh ilmu pengetahuan
(sesuatu yang belum kita ketahui menjadi tahu), mereka juga yang dengan sabar dalam mendidik kita walau pun daya tangkap
kami terhadap suatu mata pelajaran tidak merata
(ada yang cepat dan ada juga
yang lambat).
Tapi terkadang kita temui guru
yang emosional, yang mendidik siswanya dengan gaya militeristik, melontarkan kata-kata yang
bias membunuh kreatifitas anak didiknya hanya karena daya tangkapnya lemah,dan mereka memberikan perhatian lebih terhadap siswa yang manut (patuh, tunduk)
bagaikan hamba yang member abdi terhadap Rajanya (budaya feodal), gaya pendidikan apakah ini ?
Apakah rezim ala suhartois yang militeristik akan muncul kembali didunia pendidikan kita.
Pernyataan diatas mengingatkan kita kepada seorang tokoh sosilog pendidikan
Emile Durkheim yang memberikan
Penilaian kritis terhadap dunia pendidikan, beliau menilai bahwa
di dunia pendidikan tidak ada yang transenden semuanya tidak bebas nilai, Durkheim melihat bahwa pendidikan ibarat dua belah mata pisau
yang bisa di pakai untuk membunuh sekaligus bias menyelamatkan manusia,
begitupun pendidikan mempunyai dua nilai pendidikan bias dipakai untuk mencerdaskan dan bias juga digunakan untuk membodohi, termasuk
guru yang sudah kita diskusikan dari awal, dimana ada guru yang mendidik siswanya dengan menyentuh sisi kemanusiaannya dan ada juga guru yang memperlakukan siswanya bagaikan
robot intelektual.
Olehnya itu kami dari Lingkar Study Pemuda Kritis Indonesia (LSPKI) Mengecam guru
yang memakai pola militer dalam mendidik, dan sekaligus kami menyeru dan mengajak kepada semua pemuda terkhusus untuk para pelajar di kota Majene
agar bersatu menyuarakan pendidikan Humanis (mendidik siswa dengan menyentuh sisi kemanusiaannya)
“Kami ini manusia yang mau di didik, Bukan robot yang siap untuk digunakan kapanpun”